<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Golongan Putih, Apakah Haram?</title>
	<atom:link href="http://ksmunas.wordpress.com/2009/01/24/golongan-putih-apakah-haram/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ksmunas.wordpress.com/2009/01/24/golongan-putih-apakah-haram/</link>
	<description>Bersatu Membangun Kekuatan Intelektual yang Kritis Menuju Kesejahteraan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Sep 2009 06:31:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: -sKy-</title>
		<link>http://ksmunas.wordpress.com/2009/01/24/golongan-putih-apakah-haram/#comment-124</link>
		<dc:creator>-sKy-</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 03:48:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ksmunas.wordpress.com/?p=123#comment-124</guid>
		<description>Golput jelas-jelas sebuah pilihan, bukan karena pilihan egois namun lebih karena tidak percaya kepada semua opsi yang ditawarkan dalam pemilu. Ketimbang merasa bersalah jika orang yang dipilihnya nanti banyak menyengsarakan rakyat, lebih baik menjadi golput. Tapi tetap perlu disadari bahwa tidak selamanya Golput akan menjadi Golput. Ketika calon pemimpin bisa meyakinkan dengan visi dan misi yang jelas, lengkap dengan step-step teknis yang diperlukan dan logis bisa dilakukan, maka golput pun akan otomatis berubah menjadi pemilih yang aktif. Golput menunggu seorang pemimpin yang mampu membuat visi menjadi nyata.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Golput jelas-jelas sebuah pilihan, bukan karena pilihan egois namun lebih karena tidak percaya kepada semua opsi yang ditawarkan dalam pemilu. Ketimbang merasa bersalah jika orang yang dipilihnya nanti banyak menyengsarakan rakyat, lebih baik menjadi golput. Tapi tetap perlu disadari bahwa tidak selamanya Golput akan menjadi Golput. Ketika calon pemimpin bisa meyakinkan dengan visi dan misi yang jelas, lengkap dengan step-step teknis yang diperlukan dan logis bisa dilakukan, maka golput pun akan otomatis berubah menjadi pemilih yang aktif. Golput menunggu seorang pemimpin yang mampu membuat visi menjadi nyata.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rofiqhidayat</title>
		<link>http://ksmunas.wordpress.com/2009/01/24/golongan-putih-apakah-haram/#comment-114</link>
		<dc:creator>rofiqhidayat</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 12:36:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ksmunas.wordpress.com/?p=123#comment-114</guid>
		<description>tulisannya bagus mutya, pengolahan kata2 mantab dan isunya akan hangat juga tuh menjelang pilpres...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tulisannya bagus mutya, pengolahan kata2 mantab dan isunya akan hangat juga tuh menjelang pilpres&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bobby Heykal</title>
		<link>http://ksmunas.wordpress.com/2009/01/24/golongan-putih-apakah-haram/#comment-103</link>
		<dc:creator>Bobby Heykal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 13:53:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ksmunas.wordpress.com/?p=123#comment-103</guid>
		<description>wah jawabannya si simpel kalo dihubung&quot;in sama agama Islam... kalo menurut gue kenapa MUI bisa saja mengharamkan GolPut?
kita liat aja dari awal.. kalo ngga salah mulanya jumlah partai 66, trus diverivikasi hingga menjadi 34 partai dan bertambah menjadi 44 partai

kalo secara islam jumatan minimal 40 orang kan... krn dari 40 orang tsb paling ngga 1 orang dikabulin doanya(orang yg bener&quot; baik)...
sama dengan pemilu paling ngga dari 44 partai tsb orang&quot; islam diwajibkan memilih mana yg terbaik...

islam agama yg mengajarkan politik, jd kalau mui ikut&quot;an ya wajar&quot; ajah... asalkan jngn menentukan partainya alias tetep netral... 
kalo menurut gue si ngga papa diharamkan GolPut..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah jawabannya si simpel kalo dihubung&#8221;in sama agama Islam&#8230; kalo menurut gue kenapa MUI bisa saja mengharamkan GolPut?<br />
kita liat aja dari awal.. kalo ngga salah mulanya jumlah partai 66, trus diverivikasi hingga menjadi 34 partai dan bertambah menjadi 44 partai</p>
<p>kalo secara islam jumatan minimal 40 orang kan&#8230; krn dari 40 orang tsb paling ngga 1 orang dikabulin doanya(orang yg bener&#8221; baik)&#8230;<br />
sama dengan pemilu paling ngga dari 44 partai tsb orang&#8221; islam diwajibkan memilih mana yg terbaik&#8230;</p>
<p>islam agama yg mengajarkan politik, jd kalau mui ikut&#8221;an ya wajar&#8221; ajah&#8230; asalkan jngn menentukan partainya alias tetep netral&#8230;<br />
kalo menurut gue si ngga papa diharamkan GolPut..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Parlin Hutabarat</title>
		<link>http://ksmunas.wordpress.com/2009/01/24/golongan-putih-apakah-haram/#comment-99</link>
		<dc:creator>Parlin Hutabarat</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 06:09:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ksmunas.wordpress.com/?p=123#comment-99</guid>
		<description>Prilaku golput ibarat fenomena gunung es. Seharusnya kita sebagai makhluk berakal dicari apa sih penyebab dari golput tsb. Secara pribadi menjawabnya dikarenakan input dan output dari pemilu tdk seperti yg diharapkan masyarakat. Dengan demikian hal tsblah yg merupakan pr bagi kita semua khususnya parpol yang notabenenya disebut sebagai aktor utama pemilu. Buatlah masyarakat Indonesia puas dg hasil pemilu sehingga golput dpt diminimalisir sedikit mungkin. So fatwa MUI bukanlah solusi menangani tingginya prilaku golput.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Prilaku golput ibarat fenomena gunung es. Seharusnya kita sebagai makhluk berakal dicari apa sih penyebab dari golput tsb. Secara pribadi menjawabnya dikarenakan input dan output dari pemilu tdk seperti yg diharapkan masyarakat. Dengan demikian hal tsblah yg merupakan pr bagi kita semua khususnya parpol yang notabenenya disebut sebagai aktor utama pemilu. Buatlah masyarakat Indonesia puas dg hasil pemilu sehingga golput dpt diminimalisir sedikit mungkin. So fatwa MUI bukanlah solusi menangani tingginya prilaku golput.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mardani</title>
		<link>http://ksmunas.wordpress.com/2009/01/24/golongan-putih-apakah-haram/#comment-91</link>
		<dc:creator>Mardani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 17:35:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ksmunas.wordpress.com/?p=123#comment-91</guid>
		<description>Golput apakah haram? tergantung, kalau memang orang orang dan parpol yang harus dipilih dirasa gak ada yang bersih, jujur dan amanah ya gak haram, tapi kalau ada orang orang dan parpol yg punya kriteria diatas ya haram kalau golput,,,, tapi pertanyaannya masih ada gak saat ini orang n parpol yang punya kriteria diatas,,,,kan sekarang bukan zaman para Nabi?????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Golput apakah haram? tergantung, kalau memang orang orang dan parpol yang harus dipilih dirasa gak ada yang bersih, jujur dan amanah ya gak haram, tapi kalau ada orang orang dan parpol yg punya kriteria diatas ya haram kalau golput,,,, tapi pertanyaannya masih ada gak saat ini orang n parpol yang punya kriteria diatas,,,,kan sekarang bukan zaman para Nabi?????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
