Kesetaraan Gender

Oleh: Novita Indra, HI Universitas Nasional 2007

Kesetaraan dan Keadilan dalam Gender dapat Mengurangi Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan

Laki-laki dan perempuan adalah sama-sama makhluk ciptaan tuhan yang hidup berdampingan dan saling berbagi kasih sayang dan saling melengkapi karena pada dasarnya memiliki fisik yang berbeda menurut biologisnya. Tetapi pada kenyataannya laki-laki lebih banyak berperan dan memiliki kesempatan luas dalam semua aspek kehidupan mulai dari pendidikan, sosial budaya, ekonomi, hukum, politik bahkan dalam mengambil keputusan dalam konteks kehidupan berumah tangga. Tanpa disadari persamaan itu atau yang sering disebut Gender/jender mulai mengalami penyimpangan yang memberikan perbedaan yang merugikan kaum perempuan ditinjau dari segi ekonomi, pendidikan, kesehatan, tindak kekerasan dan perlindungan hukum.

“Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran, fungsi,hak,tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social,budaya, dan adat istiadat dari kelompok masyarakat yang dapat berubah menurut waktu serta kondisi setempat.Maka kesetaraan dan keadilan sangat diperlukan dalam menyikapi perbedaan tersebut.”

Tanpa disadari bangsa kita telah terjadi ketidaksetaraan dan ketidakadilan gender jika dilihat dari ragam budaya kita, mulai dari adat istiadat sampai pencabutan hak bicara dalam keluarga. Contoh saja diberbagai pelosok tanah air masih banyak perempuan yang berpendidikan rendah dan orangtuanya beralasan “ buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau nantinya hanya akan mengurus anak, ngurus suami dan dapur?”. Sedangkan pria boleh sekolah tinggi dengan alasan sebagai pemimpin keluarga. Dan dengan mudah kaum pria dapat meremehkan kaum perempuan yang bodoh karena berpendidikan rendah dan memiliki pengetahuan yang sedikit. Karena semasa mudanya hanya diajarkan menjadi istri yang penurut dan pintar mengurus rumah.

Dalam menjalani kehidupan bersama pria juga membutuhkan pasangan yang memiliki pengetahuan luas agar dapat mengimbangi dirinya dan agar dapat saling menghargai. Konteks luasnya, dengan penyetaraan gender maka hidup akan saling mengisi dan memberi solusi bersama bukan hanya kaum pria saja yang berhak atas berbagai aspek kehidupan dan masalah-masalah dunia seperti politik, hukum, ekonomi, sosial budaya dan sebagainya. Sedangkan bukan hanya kewajiban kaum perempuan saja dalam mengurus rumah, memasak, membimbing dan mengurus anak dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Tetapi sudah menjadi kewajiban dan hak bersama dalam bertoleransi dan berkompetisi agar tidak ada yang merasa dirugikan. Sehingga dapat saling menghormati, menghargai dan menyayangi.

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: